|
PARADIGMA BARU
PEBANGUNAN EKONOMI BERBASIS PERTANIAN
Di masa lalu,
memang pembangunan pertanian lebih dipandang sebagai upaya
sistematis peningkatan produksi di subsistem budidaya atau
usaha tani pertanian (on-farm agribusiness). Paradigma
pembangunan ekonomi yang menempatkan pertanian sebagai
sektor pendukung yang tangguh bagi pembangunan sektor
industri juga masih memandang pertanian yang dimaksud
sebagai kegiatan budidaya atau usahatani (farming).
Paradigma dan pemikiran pengembangan usaha ekonomi produktif
di sektor pertanian juga relatif masih sama dengan itu.
Paradigma dan
pemikiran di atas memang perlu diubah dan dikembangkan di
masa mendatang karena tantangan dan lingkungan ekonomi baik
internal maupun eksternal pembangunan ekonomi nasional telah
mengalami perubahan dan pergeseran yang mendasar dan
menyeluruh. Pembangunan pertanian harus dipandang
sebagai upaya pengembangan yang utuh dan menyeluruh dari
seluruh kegiatan ekonomi (subsistem) yang terkait di
dalamnya. Sistem yang utuh dan saling terkait di antara
seluruh kegiatan ekonomi (yaitu subsistem agribisnis hulu,
subsistem agribisnis budidaya, subsistem agribisnis hilir,
subsistem jasa penunjang agribisnis) yang terkait langsung
dengan pertanian inilah yang disebut sebagai
agribisnis.
Dalam kondisi
krisis ekonomi sekarang ini salah satu kegiatan usaha yang
sangat potensial menyumbang devisa dan memberikan keuntungan
yang berarti bagi usaha produktif yang bergerak di dalamnya
serta mampu bertahan menjalankan peranan ekonominya seperti
peningkatan pendapatan dan nilai tambah, penyerapan tenaga
kerja, dan menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh
masyarakat adalah kegiatan ekonomi yang bergerak di
agribisnis
dengan motor penggerak
agroindustri. |